Berawal dari membuka detikcom pagi ini sebelum berangkat ke kantor, saya membaca artikel yang membahas mengenai entrepreneurship yang dijadikan sebagai artikel blog pilihan pada halaman depan detikcom. Ketika saya membacanya, entah kenapa saya merasa bahwa saya pernah membaca artikel tersebut sebelumnya.

Ketika saya telusuri lebih lanjut sambil mengingat-ingat kembali, saya baru sadar bahwa tulisan yang termuat di blogdetik tersebut adalah merupakan hasil copy paste dari tulisan Mas Yodhia Antariksa tertanggal 25 Agustus 2008.

Dari dulu sebetulnya saya tidak pernah mempermasalahkan artikel yang merupakan hasil copy paste, asalkan copy paste itu dilakukan dengan seijin penulisnya, atau minimal mencantumkan sumber tulisan orisinilnya. Tapi tulisan di blogdetik itu sama sekali tidak mencantumkan kredit untuk Mas Yodhia, dan saya juga tidak yakin bahwa penulisnya pun meminta ijin secara langsung kepada Mas Yodhia.

Nah, berawal dari keisengan sekaligus rasa ingin tahu, saya segera mengecek satu artikel yang pernah saya tulis dan di-posting di blog ini tanggal 16 September 2008.

Hasilnya? Saya menemukan setidaknya 40 milis dan blog yang meng-copy paste tulisan tersebut tanpa seijin saya dan tidak pula mencantumkan sumber tulisannya. Bahkan yang lebih gila lagi, orang meng-copy paste tulisan saya lengkap dengan Quote of The Day yang biasanya saya cantumkan di akhir setiap tulisan!

Screenshot

Saya sadar bahwa ini adalah sebuah resiko dari menulis artikel yang (Insya Allah) bermanfaat untuk orang lain, tapi mungkin yang paling mengesalkan dan membuat saya sangat kecewa adalah tulisan saya di-copy paste tanpa ijin, tidak mencantumkan sumber tulisan aslinya… dan ini yang paling parah, tulisan tersebut (ada beberapa diantaranya) bahkan diakui sebagai hasil tulisannya sendiri!

Dari dulu saya adalah pendukung sebuah ajakan moral yang digagas oleh kawan baik saya, Oom Rane “Jaf” Hafied, tapi baru kali inilah saya merasakan menjadi “korban” orang-orang yang gemar copy paste tulisan orang secara serampangan.

Kalau mau bicara apa adanya, saya tidak pernah melarang orang untuk meng-copy paste tulisan saya di blog ini. Kalau tulisan saya ternyata dianggap bisa memberikan manfaat untuk orang lain, saya senang kalau ada yang meng-copy paste kemudian mem-posting di blog atau mengirimkannya ke milis, tapi ya itu… cantumkanlah sumbernya.

Mungkin ada diantara anda yang berpikir, kenapa saya jadi seperti kebakaran jenggot hanya karena masalah “sepele” begini?

Sebabnya satu… saya ini bukanlah penulis produktif, saya merasa lebih terampil berkomunikasi secara lisan daripada melalui tulisan. Menulis buat saya adalah sebuah perjuangan tersendiri. Saya bukanlah seperti blogger produktif lainnya semacam Mas Yodhia, Oom Jaf, Pak Amril, Mas Priandoyo ataupun Pak Nukman Luthfie, yang selalu bisa meng-update blognya secara berkala dengan tulisan-tulisan memikat dan bermanfaat.

Sekedar membuat satu artikel saja kadang saya membutuhkan waktu berhari-hari untuk mendapat inspirasi serta menyusun kata-kata, dan karena saya tidak mau meniru gaya tulisan orang lain, saya ingin menciptakan gaya tulisan saya sendiri dengan berusaha menulis dari hati. Saya bayangkan saya berdiskusi dengan teman yang duduk di hadapan saya dan sedang meminta advice soal karir.

Kalau hasil tulisan yang dibuat dengan susah payah itu kemudian di-copy paste secara serampangan, anda tentunya bisa memahami betapa jengkelnya saya saat ini?

Saya membuat blog ini tidak dengan tujuan yang neko-neko. Saya hanya ingin membagi apa yang saya ketahui soal karir dan rekrutmen dengan sebanyak mungkin orang di luar sana. Saya tidak ingin mencari popularitas dan saya pun tidak mencari uang dari blog ini. Jadi setidak-tidaknya hargailah usaha saya untuk membuat tulisan yang bermanfaat untuk orang banyak dengan segala keterbatasan kemampuan yang saya miliki.

Sebarkan tulisan saya, cantumkan sumbernya, dan semoga dengan demikian makin banyak pula orang yang membaca blog ini, sehingga tujuan saya agar orang bisa memetik manfaat yang berharga bagi karirnya pun bisa tercapai.

Hanya itu saja yang saya inginkan. Tidak lebih.

Terima kasih.

Untuk aturan soal copy paste tulisan dari blog saya, silakan dibaca sendiri di bagian bawah dari halaman ini.

——————————————————————

Update: 21 November 2008 – sekedar memohon pengertian dari teman-teman…