Top 3 Questions Asked via Email in 2008

Beberapa hari yang lalu saya menyortir kembali ribuan email yang ada di inbox aplikasi email saya (Mozilla Thunderbird) dan menghapus email-email yang saya rasa sudah tidak diperlukan lagi.

Dari kegiatan menyortir itu saya berkesempatan membaca kembali puluhan email yang dikirimkan oleh rekan-rekan yang sudi meluangkan waktu untuk membaca blog saya ini, dan dari sekian banyak email tersebut (dimana sebagian besar berkonsultasi masalah pekerjaan), saya kemudian berusaha memilah pertanyaan-pertanyaan yang paling sering diajukan sejak saya meluncurkan blog ini pada bulan April 2008 yang lalu (berikut dengan jawaban saya).

Hasilnya… inilah Top 3 Questions Asked via Email in 2008:

—————————————–

1. Apakah usia merupakan salah satu faktor terpenting yang dipertimbangkan oleh pihak recruiter ketika kita melamar pekerjaan?

Bagi saya pribadi, sebetulnya usia itu bukan harga mati untuk dijadikan sebagai salah satu requirement yang harus dipegang teguh. Saya punya prinsip lebih baik men-shortlist kandidat yang memenuhi job requirements secara utuh meski usianya mungkin kurang atau lebih dari yang dipersyaratkan, daripada men-shortlist kandidat yang usianya masih memenuhi tapi ternyata technical requirements atau key competencies-nya masih dibawah kandidat yang usianya tidak memenuhi (dalam hal ini bisa jadi kandidatnya lebih tua atau lebih muda dari usia yang dipersyaratkan).

Prinsip pihak recruiter, kalau ada kandidat yang memenuhi seluruh job requirements dan usianya juga memenuhi syarat, itu akan sangat baik. Tapi kalau kepepetnya para kandidat yang usianya memenuhi syarat ternyata justru kurang memenuhi technical requirements atau key competencies yang dicari, ya apa boleh buat… terpaksa yang memenuhi technical requirements dan usianya tidak memenuhi syarat itulah yang akan diambil.

Jadi usia sebetulnya bukan harga mati, justru usia ini sebetulnya bagian dari job requirements yang masih bisa sangat fleksibel dalam penerapannya.

2. Ketika melakukan negosiasi gaji, berapa kira-kira persentase kenaikan gaji yang boleh kita minta dan masih cukup wajar di mata pihak recruiter?

Pada prinsipnya kalau kita ditanya expected salary, sebetulnya pihak recruiter hanya ingin melihat dari angka yang kita berikan, mengapa kita memberikan angka sejumlah itu? Apa alasannya sampai angka itu terucap dari mulut kita? Apakah kualifikasi kita memang pantas dibayar sejumlah itu?

Karena pihak recruiter sebetulnya juga ingin tahu, dengan suatu hari nanti membayar anda sejumlah itu, kontribusi apa yang bisa anda berikan ke perusahaan? Apakah anda bisa membawa angin segar perubahan ke arah operasional perusahaan yang lebih baik, ataukah anda (dalam bahasa Jawanya) malah ngrusuhi operasional perusahaan?

Saya selalu melihat kecenderungan bahwa kandidat memiliki sedikit ketakutan untuk menyebutkan expected salary-nya, karena kuatir jangan-jangan nanti menyebutkan angka yang jumlahnya terlalu tinggi atau malah terlalu rendah.

Untuk amannya, sebutkan saja bahwa anda akan mengikuti company policy untuk soal salary sesuai dengan posisi yang anda lamar, tapi jangan lupa anda sebutkan juga bahwa anda pribadi berharap bahwa salary yang akan diterima nantinya bisa 25-30% lebih tinggi daripada current salary yang diterima sekarang.

Sebagai informasi, 25-30% adalah angka yang sangat wajar untuk mengharapkan kenaikan salary bila anda pindah ke perusahaan lain.

Jangan kuatir mereka akan mempermainkan anda, karena perusahaan yang baik dan memiliki sistem administrasi kepegawaian yang rapi pasti akan membuat salary range untuk setiap posisi yang ada di perusahaan tersebut (kadang disebut juga sebagai job grade).

Ada angka minimum dan angka maksimum menyangkut soal salary untuk satu posisi tertentu, tergantung dari seberapa qualified kandidat yang bersangkutan.

Jadi semestinya kalaupun anda menyebut angka yang terlalu rendah, hampir tidak mungkin mereka akan langsung menurutinya, karena mereka berpatokan bahwa salary minimum untuk satu posisi adalah sekian juta rupiah, sesuai dengan salary range yang dimiliki.

Demikian pula ketika anda menyebutkan angka yang berada di atas salary maksimum yang bisa mereka tawarkan, kalau anda memang qualified dan mereka ingin menawarkan posisi tersebut kepada anda… mereka pasti akan menanyakan apakah anda bersedia untuk negosiasi.

Jadi tidak akan mungkin anda langsung tersingkir kalau berani menyebutkan angka tinggi, kecuali kalau kualifikasi anda tidak sebagus kandidat lain tentunya.

3. Darimana headhunter mendapatkan kandidat dan bagaimana caranya supaya saya lebih mudah ditemukan oleh headhunter?

Headhunter memiliki banyak cara untuk mendapatkan kandidat, misalnya melalui networking, melalui iklan yang dipasang via internet atau media cetak (meski ini jarang dilakukan), atau bisa juga melalui proses headhunting murni.

Tidak ada yang disebut database bersama, karena setiap perusahaan headhunter pasti memiliki database sendiri yang dipakai secara eksklusif dan tidak mungkin di-sharing dengan pihak lain diluar perusahaan headhunter tersebut.

Namun harus diingat juga, headhunter hanya bekerja untuk klien dan bukan untuk kandidat! Maksudnya apa? Nah, untuk detailnya silakan dibaca sendiri artikel saya yang membahas mengenai hal ini.

Lalu untuk trik bagaimana caranya agar lebih mudah “ditemukan” oleh headhunter, silakan baca juga artikel yang pernah saya tulis sebelumnya.

4. Bonus question: Bagaimana caranya membuat CV yang baik?

Sebetulnya ini harus masuk di tiga besar, tapi karena untuk menjawab pertanyaan ini tidak bisa dalam beberapa alinea saja, terpaksa pertanyaan ini saya “singkirkan” dari tiga besar.

Pertanyaan ini juga mengingatkan saya kalau saya ternyata masih punya hutang untuk menyelesaikan tutorial CV yang menjual (yang sampai hari ini baru sampai di bagian dua), jadi dalam beberapa waktu kedepan saya akan berusaha menyelesaikan tutorial dimaksud untuk menjawab pertanyaan tersebut secara tuntas.

Tapi untuk memberikan gambaran secara umum bagaimana caranya membuat CV yang menjual, silakan dibaca dulu saja artikel saya yang ini dan yang itu.

Semoga bermanfaat.

Quote of the Day:

“Happiness is not in the mere possession of money; it lies in the joy of achievement, in the thrill of creative effort.” by Franklin D. Roosevelt

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin

One thought on “Top 3 Questions Asked via Email in 2008

  1. michele

    Salam kenal dan sejahtera,

    Kami membutuhkan bantuan head hunter dalam mencari karyawan yang kami butuhkan. Kami ingin mengetahui bagaimana proses kerjasama dengan perusahaan bapak?

    Bisakah menghubungi kami di 08127563900 supaya dapat kami berbicara langsung untuk mendapat informasi dari beberapa hal yang ingin kita tanyakan

    Terima Kasih

    Salam

    Michele

    [Reply]

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *