Perlukah Fresh Graduates Mengirimkan CV ke Headhunter?

Beberapa kali saya menerima kiriman CV dari lulusan baru yang belum memiliki pengalaman kerja, alias fresh graduates, dan kebetulan pula beberapa minggu yang lalu saya pernah mendapat pertanyaan melalui email yang intinya serupa dengan judul diatas.

Karena waktu itu belum sempat memberikan jawaban, maka kali ini waktunya bagi saya memberikan jawaban untuk pertanyaan tersebut. Jawabannya adalah tidak perlu!

Bukannya bermaksud sombong atau pilih kasih, tapi ada dua alasan kuat kenapa fresh graduates tidak perlu mengirimkan CV kepada headhunter:

1. Headhunter tidak pernah menerima job requirements dari klien yang cocok untuk fresh graduates. Biasanya posisi yang dibutuhkan klien adalah posisi manajer keatas, meski kadang headhunter juga menangani job requirements untuk posisi dibawah level manajer, tapi itupun mensyaratkan pengalaman kerja relevan minimal tiga tahun, yang berarti “mengeliminasi” kesempatan bagi para fresh graduates untuk masuk dalam pertimbangan.

2. Database headhunter hanya akan diisi oleh kandidat yang sudah tersaring dengan kriteria tertentu. Erat kaitannya dengan alasan nomor satu diatas dan juga demi menjaga kualitas kandidat yang ada dalam database, maka tidak semua CV atau resume yang diterima oleh headhunter akan secara otomatis dimasukkan kedalam database.

Sebagai bocoran, ada tiga kriteria yang menjadi pertimbangan utama sebelum memasukkan CV atau resume kandidat kedalam database:

  • Pengalaman kerja minimal tiga tahun pada industri atau sektor tertentu yang menjadi fokus dari headhunter yang bersangkutan;
  • Jenis job functions yang dilaksanakan oleh kandidat;
  • Achievements atau pencapaian prestasi selama kandidat tersebut bekerja.

Didasari alasan-alasan yang sudah saya sebutkan itulah maka dengan sangat terpaksa saya selalu menghapus CV milik para fresh graduates yang masuk ke inbox saya.

Satu saran yang bisa saya berikan kepada para fresh graduates, cobalah untuk melamar secara langsung ke perusahaan-perusahaan yang memang membuka lowongan bagi para fresh graduates.

Cari tahu kekurangan dan kelebihan anda dan buatlah CV yang baik agar kans anda untuk lolos saringan awal makin besar. Setelah anda diterima bekerja, mulailah fokus pada satu bidang yang memang anda sukai, dan tekunilah dengan sungguh-sungguh.

Kalau anda sudah berpengalaman minimal tiga tahun, silakan mengirimkan CV atau resume ke headhunter. Paling tidak dengan memiliki pengalaman kerja ditambah dengan beberapa achievements yang telah ditorehkan, anda memiliki kans yang lebih baik untuk suatu hari nanti dihubungi oleh headhunter.

Lebih bagus lagi kalau setelah memiliki pengalaman, malah anda yang “diburu” oleh para headhunter… tentunya dengan mengikuti saran yang pernah saya tuliskan beberapa waktu yang lalu.

Pokoknya tetaplah optimis menatap masa depan, karena jalan yang harus anda tempuh masih sangat panjang.

Quote of the Day:

“Action is the real measure of intelligence.” by Napoleon Hill

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin

3 thoughts on “Perlukah Fresh Graduates Mengirimkan CV ke Headhunter?

  1. Randy

    “Jawabannya adalah tidak perlu!”

    jawaban yang bikin saya speechless. ternyata seperti ini pandangan headhunter terhadap CV freshgraduate.

    tapi saya suka dengan saran untuk total di satu bidang.

    regards

    [Reply]

    Haryo reply:

    Lebih baik blak-blakan di awal daripada bermanis-manis tapi buntutnya ditolak juga kan? ๐Ÿ™‚

    [Reply]

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *