5 Alasan Utama Orang Ingin Pindah Kerja

Ketika saya harus melakukan interview atau wawancara dengan seorang kandidat yang dirasa memiliki kualifikasi bagus untuk dinominasikan menempati posisi tertentu di perusahaan klien saya, salah satu pertanyaan yang hampir selalu terucap dari bibir saya adalah:

“Ada alasan tertentu kenapa anda ingin pindah dari perusahaan tempat anda bekerja saat ini?”

Dari sekian banyak alasan, inilah 5 besar alasan utama yang paling sering dilontarkan oleh kandidat, mengapa mereka masih ingin pindah kerja meski sudah menduduki jabatan cukup tinggi dan menerima gaji relatif besar di perusahaan tempat mereka bekerja saat ini…

Continue reading

Klarifikasi Mengenai Cara Kerja Headhunter

Sedikit klarifikasi yang ditujukan kepada beberapa diantara teman-teman yang mungkin belum memahami secara utuh cara kerja seorang headhunter.

  • Headhunter pada prinsipnya tidak pernah bekerja untuk kandidat. Jadi jangan harap teman-teman mengirim CV ke saya lalu berusaha menelepon dan kemudian meminta saya untuk mencarikan pekerjaan yang sesuai. Cara kerja headhunter sama sekali bukan seperti itu!
  • Headhunter bekerja atas permintaan dari klien (yang dalam hal ini adalah perusahaan-perusahaan) untuk mencari atau merekrut kandidat untuk mengisi satu atau lebih posisi lowong di perusahaannya — kebanyakan rekrutmen yang saya lakukan adalah untuk posisi middle level management atau senior level management.
  • Ketika headhunter pada akhirnya berhasil merekrut kandidat untuk mengisi posisi lowong di perusahaan kliennya, headhunter tidak akan menagihkan pembayaran atau mengirimkan invoice kepada kandidat. Headhunter hanya akan menagihkan pembayaran kepada pihak klien, sesuai dengan besaran jumlah yang telah disepakati diawal negosiasi dan kemudian dituangkan dalam terms of business yang ditandatangani bersama.

Kurang lebih demikian. Ada yang ingin ditanyakan, atau ada yang mau menambahkan?

7 Syarat Membuat CV atau Resume yang "Menjual"

Kalau dari kacamata seorang headhunter, sebetulnya CV atau resume yang baik itu yang bagaimana sih?

Well, menjawab pertanyaan seperti ini sebetulnya susah-susah gampang. Kadang saya sendiri sebagai seorang headhunter yang pekerjaan sehari-harinya ‘memelototi’ puluhan CV atau resume juga tidak tahu pasti sebetulnya CV atau resume yang baik itu yang seperti apa.

Tapi kalau menurut pendapat saya pribadi, alih-alih berusaha membuat CV atau resume yang baik, bagaimana kalau teman-teman memfokuskan diri untuk membuat CV atau resume yang “menjual”?

Continue reading