Satu Hal Krusial yang Sering Terlupakan Ketika Menjalani Interview

Ketika anda harus menjalani proses wawancara atau interview, jangan pernah lupa untuk mematikan ponsel sebelum memasuki ruangan interview.

Jangan biarkan ponsel menyala meskipun itu dalam kondisi silent mode. Ponsel yang berbunyi ketika anda sedang menjalani proses interview dapat membuyarkan konsentrasi semua orang yang ada dalam ruangan interview. Lagipula anda akan terlihat sangat tidak profesional di mata sang pewawancara atau interviewer ketika ponsel anda berbunyi selama proses interview berlangsung.

Sepertinya sangat sederhana, tapi patut disayangkan karena ternyata masih cukup banyak orang yang kurang memperhatikan hal sepele seperti ini, termasuk beberapa kandidat saya yang sedang menjalani proses interview di perusahaan klien.

Jadi sekali lagi… jangan pernah lupa untuk mematikan ponsel anda beberapa menit sebelum memasuki ruangan interview.

Quote of The Day:

“Many of life’s failures are people who did not realize how close they were to success when they gave up.” by Thomas Alva Edison

Dokumen Standar Lamaran Kerja

Perlukah melampirkan copy ijazah, KTP, paspor, berbagai sertifikat pelatihan, hasil penilaian atau referensi dari perusahaan tempat kita bekerja sebelumnya dalam setiap lamaran kerja yang dikirim?

Jawabannya sederhana: tidak perlu!

Dokumen-dokumen tersebut hanya dikirimkan bila memang itu dipersyaratkan. Tapi bila ternyata tidak ada ketentuan yang mengharuskan anda untuk mengirimkan dokumen-dokumen tersebut, tetaplah berpegang pada aturan yang paling mudah… kirimkan saja cover letter dan CV atau resume anda, lalu jangan lupa cantumkan di bagian paling bawah dari CV atau resume tersebut: Supporting documents and references are available upon request.

Dengan demikian di lain kesempatan anda juga tidak perlu susah-payah men-scan 15 dokumen yang anda miliki dan mengirimkan CV melalui email dengan total attachment mencapai lebih dari 4 MB.