Klarifikasi Mengenai Cara Kerja Headhunter

Sedikit klarifikasi yang ditujukan kepada beberapa diantara teman-teman yang mungkin belum memahami secara utuh cara kerja seorang headhunter.

  • Headhunter pada prinsipnya tidak pernah bekerja untuk kandidat. Jadi jangan harap teman-teman mengirim CV ke saya lalu berusaha menelepon dan kemudian meminta saya untuk mencarikan pekerjaan yang sesuai. Cara kerja headhunter sama sekali bukan seperti itu!
  • Headhunter bekerja atas permintaan dari klien (yang dalam hal ini adalah perusahaan-perusahaan) untuk mencari atau merekrut kandidat untuk mengisi satu atau lebih posisi lowong di perusahaannya — kebanyakan rekrutmen yang saya lakukan adalah untuk posisi middle level management atau senior level management.
  • Ketika headhunter pada akhirnya berhasil merekrut kandidat untuk mengisi posisi lowong di perusahaan kliennya, headhunter tidak akan menagihkan pembayaran atau mengirimkan invoice kepada kandidat. Headhunter hanya akan menagihkan pembayaran kepada pihak klien, sesuai dengan besaran jumlah yang telah disepakati diawal negosiasi dan kemudian dituangkan dalam terms of business yang ditandatangani bersama.

Kurang lebih demikian. Ada yang ingin ditanyakan, atau ada yang mau menambahkan?

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin

14 thoughts on “Klarifikasi Mengenai Cara Kerja Headhunter

  1. Pingback: Top 3 Questions Asked via Email in 2008 | suryosumarto.com

  2. ipey

    sama sperti pertanyaan mbak Shinta diatas pak, middle level management itu batasnya sperti apa? krn sy pernah 6 bln jd manager tp di perusahaan baru&skala kecil, apakah termasuk middle level management?

    [Reply]

    Haryo reply:

    Terlepas dari skala perusahaan, yang dimaksud middle level management itu mencakup posisi Supervisor, Superintendent, Assistant Manager, Junior Manager dan job title lain yang kurang lebih sama maksudnya. Senior level management mencakup posisi Senior Manager, General Manager, Associate Director, AVP, dsb. Nah, diatasnya lagi Top Level Management, ini sudah di level VP, Director, C-level positions, dsb.

    Skala perusahaan baru menjadi pertimbangan ketika mencari orang yang tepat untuk posisi tertentu. Asumsinya, senior level people bisa menempati top level positions kalau dia berasal dari perusahaan besar dan akan pindah ke perusahaan kecil. Sebaliknya, top level people bisa saja “turun pangkat” menempati senior level positions kalau dia berasal dari perusahaan kecil/menengah dan ingin pindah ke perusahaan yang jauh lebih besar.

    [Reply]

    Reply
  3. Rony

    Pak, Headhunter ini seperti outsourcing / tidak yach pak? thanks

    [Reply]

    Haryo reply:

    Sama sekali beda. Kalau outsourcing, si kandidat terdaftar sebagai pegawai di perusahaan outsourcing dan dibayar oleh perusahaan outsourcing, tapi kemudian dipekerjakan di perusahaan lain yang menjadi klien perusahaan outsourcing tersebut.

    Kalau headhunter itu ibaratnya “matchmaker” yang menerima order dari perusahaan klien untuk mencarikan kandidat yang tepat untuk menempati satu posisi di perusahaan klien. Si kandidat nantinya kemudian akan dipekerjakan sebagai pegawai tetap di perusahaan klien dan juga akan dibayar secara langsung oleh perusahaan klien. Kandidat tidak perlu membayar biaya apapun ke headhunter, karena hubungan bisnis yang terjadi adalah antara headhunter dan perusahaan klien, jadi semua pembayaran akan dibebankan kepada perusahaan klien.

    [Reply]

    Reply
  4. Purnomo

    Saya pernah baca di kantor salah satu headhunter :
    “we are here to NOT to find job for people, but to find people for job”

    [Reply]

    Haryo reply:

    Sepakat, Pak Purnomo. Kalau di perusahaan kami, “We only work on behalf of the employers who are looking for the employees, not the other way around.”

    [Reply]

    Reply
  5. Ika Faradina

    Saya pernah melirik pekerjaan teman dan membaca presentasinya kalau head hunter itu biasanya terdiri dari 2 golongan yaitu staff search dan executive search. Yang mana placement fee-nya berbeda terhitung sekian persen untuk 13 gaji per orang dan terdapat juga administration fee.

    Mohon infonya, acuan penentuan grade untuk staff dan executive itu apa? Jika patokannya dari gaji itu berapa yang masuk ke kategori staff dan executive?

    [Reply]

    Haryo Suryosumarto reply:

    Biasanya dari job title dan juga basic salary; staff itu biasanya untuk job title manager kebawah dan executive itu manager keatas. Kalau dari basic salary staff dibawah Rp 15 juta per bulan dan executive diatas Rp 15 juta.

    [Reply]

    Reply
  6. Subagyo

    Apakah dalam proses recruitment , memasang iklan2 pada web lowker, apabila iya apakah Head hunter akan menggunakan nama perusahaan client untuk menarik peminat kerja? ataukah tetap menggunakan nama perusahaan sendiri.

    [Reply]

    Haryo Suryosumarto reply:

    Hampir tidak ada yang menyebutkan nama klien diawal, apalagi di iklan lowongan kerja. Kebanyakan tetap menggunakan nama perusahaan headhunter yang menangani pencarian posisi tersebut.

    [Reply]

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *