Category Archives: Career

Selamat, Anda Gagal Dalam Psikotes!

Beberapa tahun yang lalu sebelum menjadi konsultan di bidang rekrutmen, saya tidak terlalu peduli kalau ada rekan yang berkeluh-kesah ketika sedang menjalani proses rekrutmen di sebuah perusahaan.

Namun kini setelah saya berkecimpung di bidang rekrutmen dan mencoba mengingat-ingat kembali, ternyata kebanyakan rekan-rekan yang berkeluh kesah kala itu memiliki sebuah kesamaan, mereka rata-rata berharap dalam proses rekrutmen tersebut tidak ada tahapan psikotes yang mesti dilalui.

Continue reading

Mohon Tanggapan: 3 Kriteria Perusahaan Idaman

Dulu saya sering “iseng” menanyakan kepada kandidat yang saya wawancarai, “Kira-kira dalam pandangan anda, 3 kriteria perusahaan idaman yang membuat anda betah bekerja didalamnya itu apa saja?”

Tidak ada maksud apapun menanyakan hal tersebut selain untuk mengetahui preferensi dari si kandidat menyangkut profil perusahaan idaman menurut versinya. Tapi sebetulnya di sisi lain, pertanyaan sederhana tersebut juga bisa memberikan petunjuk secara umum kepada saya untuk memperkirakan apakah profil perusahaan klien saya kira-kira  cocok dengan preferensi dari si kandidat yang bersangkutan.

Biasanya bila profil perusahaan klien semakin mendekati preferensi si kandidat, ini sudah merupakan indikasi awal yang positif adanya kecocokan yang bisa berlanjut ke tahap selanjutnya. Tahapan ini boleh dibilang sangat mirip seperti orang yang sedang dalam proses mencari jodoh pada kehidupan pribadi.

Nah, dilandasi rasa “iseng” pula sehabis menyelesaikan membaca buku mengenai talent management, saya kok jadi ingin mengetahui kira-kira di mata rekan-rekan pembaca blog ini, 3 kriteria perusahaan idaman anda itu yang seperti apa sih?

Tanggapan-tanggapan menyangkut topik ini bisa menjadi masukan yang sangat berharga untuk inspirasi tulisan saya berikutnya, jadi saya tunggu tanggapannya. Terima kasih.

Cara Mudah Menemukan Profesi dan Karir Idaman

Pada bagian akhir dari tulisan yang lalu sempat disinggung mengenai bagaimana cara sampai akhirnya saya bisa menemukan profesi yang sesuai dengan minat dan bakat saya. Dalam tulisan kali ini, saya akan coba membahas secara sepintas assesment tools yang pernah saya pergunakan dan memiliki peranan penting dalam menemukan profesi yang paling mendekati minat dan bakat saya.

Sebagai gambaran, sebelum akhirnya menjadi headhunter, saya ini dulu termasuk orang yang tidak jelas cita-citanya (dalam arti yang sesungguhnya). Setelah lulus kuliah saya pernah bekerja sebagai corporate lawyer selama kurang lebih 2,5 tahun, kemudian pernah bekerja sebagai business owner sekitar 5 tahun, lalu setelah itu pernah pula bekerja untuk mengurus B2B sales kurang lebih selama 6 bulan.

Continue reading