Ingin Naik Jabatan atau Dipromosikan? Jangan Lupakan Tiga Hal Ini!

Sampai dengan sekarang saya masih sering mendengar beberapa curhat dari teman-teman ataupun para kandidat saya yang mengeluhkan betapa sulitnya mendapatkan promosi atau kenaikan jabatan di perusahaannya.

Apakah saat ini bekerja di perusahaan raksasa dengan ratusan ribu karyawan di seluruh dunia atau bekerja perusahaan kecil sekalipun dengan struktur organisasi yang cenderung flat, rahasia mendapatkan kenaikan jabatan atau dipromosikan — tanpa harus menjadi penjilat atau menyikut kolega — sebetulnya sama saja.

Continue reading

Jangan Mau Jadi Pengusaha ataupun Berwirausaha!

Judul yang tendensius setelah sekian lama tidak aktif menulis? Bisa jadi, tapi yang jelas saya sedang berusaha untuk meyakinkan banyak orang diluar sana bahwa pilihan untuk pindah dari kuadran kiri ke kuadran kanan (meminjam istilah Robert Kiyosaki) sebetulnya tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Memang kalau mau obyektif, menjadi pengusaha ataupun memutuskan untuk mulai berwirausaha dapat dilakukan semua orang dengan mudah, tapi yang ingin saya tekankan adalah… menjadi pengusaha yang berhasil itu tidaklah semudah yang dibayangkan.

Continue reading

Technical Competencies dalam CV

Untuk anda yang memiliki latar belakang profesi di bidang teknik atau profesi lain yang memerlukan specific skills, kadang sering timbul pertanyaan, “Seberapa penting sebetulnya mencantumkan technical competencies dalam CV?”

Pertanyaan ini sering timbul karena bila mencantumkan technical competencies dalam CV, dikuatirkan CV akan menjadi terlalu panjang. Sebaliknya bila tidak mencantumkan, dikuatirkan CV kita akan langsung disingkirkan dari shortlist kandidat potensial.

Continue reading

Ketika Keinginan Menjadi Employee Muncul Kembali

Bayangkan situasi seperti ini: anda merasa jenuh setelah bekerja bertahun-tahun sebagai employee. Berangkat pagi pulang malam penghasilan pun pas-pasan (setidaknya menurut pendapat anda secara subyektif). Setiap hari harus sabar menghadapi bos maupun rekan kerja yang kadang tidak jelas apa maunya. Ditambah dengan permainan office politics yang menyebabkan semua orang sepertinya mesti saling sikut untuk memenuhi agendanya masing-masing. Anda ingin pindah kerja ke perusahaan lain, tapi kuatir pada akhirnya akan menemukan hal yang sama.

Setelah menimbang-nimbang dan berdiskusi dengan keluarga, akhirnya anda mantap untuk memutuskan bahwa anda akan mengundurkan diri dari perusahaan tempat kerja anda sekarang dan melepaskan predikat employee. Anda telah memutuskan bahwa anda tidak akan mau lagi menjadi employee di masa yang akan datang dan kini berniat untuk menjadi pengusaha dan menjalani jalur self-employment.

Continue reading

Berbagi Hasil Konsultasi (Jumat, 12 Juni 2009)

Hanya beberapa jam setelah mem-posting tulisan saya minggu lalu, saya dihubungi oleh Mas HP yang ingin berkonsultasi mengenai karirnya. Beliau menyambut undangan saya untuk berkonsultasi one-on-one secara gratis.

Disepakati bahwa kami akan bertemu di Cibubur Junction pada hari Jumat siang, tanggal 12 Juni 2009 yang lalu. Dari pembicaraan sekitar tiga jam tersebut ada beberapa hal yang mungkin cukup menarik untuk di-share dengan para pembaca blog saya lainnya sebagai berikut: Continue reading

Pentingnya Dukungan Keluarga dalam Menghadapi Masa Sulit

Pagi tadi ketika sarapan sambil sibuk “menyiksa” remote control televisi, secara tidak sengaja saya menyaksikan sebuah wawancara yang dilakukan di studio dalam acara Primetime Morning di Channel NewsAsia.

Wawancara berkutat pada kisah seorang warga negara Singapura keturunan India (kita sebut saja Mr. A) yang memiliki dua gelar master (di bidang bisnis dan IT kalau tidak salah) yang selama hampir tujuh bulan terakhir mengalami kesulitan mencari pekerjaan ketika krisis perekonomian global mulai terasa imbasnya di negara tetangga yang luasnya kurang lebih sama dengan kota Semarang tersebut.

Continue reading

Selamat, Anda Gagal Dalam Psikotes!

Beberapa tahun yang lalu sebelum menjadi konsultan di bidang rekrutmen, saya tidak terlalu peduli kalau ada rekan yang berkeluh-kesah ketika sedang menjalani proses rekrutmen di sebuah perusahaan.

Namun kini setelah saya berkecimpung di bidang rekrutmen dan mencoba mengingat-ingat kembali, ternyata kebanyakan rekan-rekan yang berkeluh kesah kala itu memiliki sebuah kesamaan, mereka rata-rata berharap dalam proses rekrutmen tersebut tidak ada tahapan psikotes yang mesti dilalui.

Continue reading