Selamat, Anda Gagal Dalam Psikotes!

Beberapa tahun yang lalu sebelum menjadi konsultan di bidang rekrutmen, saya tidak terlalu peduli kalau ada rekan yang berkeluh-kesah ketika sedang menjalani proses rekrutmen di sebuah perusahaan.

Namun kini setelah saya berkecimpung di bidang rekrutmen dan mencoba mengingat-ingat kembali, ternyata kebanyakan rekan-rekan yang berkeluh kesah kala itu memiliki sebuah kesamaan, mereka rata-rata berharap dalam proses rekrutmen tersebut tidak ada tahapan psikotes yang mesti dilalui.

Continue reading

Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Kaka

Sebagai penggemar klub AC Milan, beberapa minggu belakangan ini saya selalu mengikuti dengan harap-harap cemas mengenai rumor kepindahan salah satu pemain utama Milan, Ricardo Izecson dos Santos Leite (alias Kaka), ke klub Manchester City.

Bagaimana tidak cemas kalau Manchester City yang belum lama ini diambil alih oleh sebuah konsorsium kaya-raya dari Uni Emirat Arab, siap untuk membeli Kaka dengan harga mendekati USD 150 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun — yang berarti akan memecahkan rekor pembelian pemain sepakbola termahal di seluruh dunia — dan kabarnya Manchester City pun siap untuk menggaji Kaka sejumlah 500 ribu pounds atau sekitar Rp 7,7 milyar per minggu — yang juga akan membuat Kaka menjadi pemain sepakbola dengan gaji termahal di seluruh dunia.

Continue reading

Top 3 Questions Asked via Email in 2008

Beberapa hari yang lalu saya menyortir kembali ribuan email yang ada di inbox aplikasi email saya (Mozilla Thunderbird) dan menghapus email-email yang saya rasa sudah tidak diperlukan lagi.

Dari kegiatan menyortir itu saya berkesempatan membaca kembali puluhan email yang dikirimkan oleh rekan-rekan yang sudi meluangkan waktu untuk membaca blog saya ini, dan dari sekian banyak email tersebut (dimana sebagian besar berkonsultasi masalah pekerjaan), saya kemudian berusaha memilah pertanyaan-pertanyaan yang paling sering diajukan sejak saya meluncurkan blog ini pada bulan April 2008 yang lalu (berikut dengan jawaban saya).

Hasilnya… inilah Top 3 Questions Asked via Email in 2008:

Continue reading

Gambaran Dunia Kerja di Tahun 2009

Sudah hampir 24 jam kita melangkah memasuki hari pertama di tahun baru 2009. Apa rencana anda di tahun ini? Saya yakin banyak diantara anda yang sudah membuat resolusi baru yang berkaitan dengan rencana kehidupan anda setahun kedepan seiring dengan pergantian tahun.

Nah, bukan bermaksud mengikuti atau meniru kebiasaan banyak acara infotainment di televisi setiap tahun baru — yang paling senang meminta gambaran kehidupan artis dari para peramal kondang — kalau pada hari pertama di tahun 2009 ini saya juga ingin berbagi dengan anda mengenai gambaran dunia kerja di tahun 2009 dari kacamata saya yang kebetulan banyak berhubungan dengan berbagai perusahaan lokal maupun multinasional menyangkut soal ketenagakerjaan.

Continue reading

Bolehkah Menolak Tawaran Pekerjaan dari Headhunter?

Kalau suatu hari ada seekor seorang headhunter yang menghubungi saya melalui telepon dan menawarkan posisi di perusahaan kliennya, kira-kira apa yang harus dilakukan? Apakah saya harus selalu mengiyakan tawaran yang datang atau bolehkah saya menolaknya?

Pertanyaan sejenis sering diajukan kepada saya oleh teman-teman lama yang baru menyadari dan mengetahui kalau saya sekarang “menjelma” menjadi seorang headhunter (gadungan).

Sebetulnya jawaban pertanyaan diatas sederhana, anda boleh mengiyakan atau boleh juga menolaknya. Nah, tinggal sekarang anda harus tahu persis berdasarkan pertimbangan apa anda mengiyakan, dan berdasarkan pertimbangan apa pula anda menolaknya, karena tidak ada yang lebih membuat headhunter menjadi bete abis kalau si kandidat mendadak plin-plan… pada awalnya sudah mengiyakan tapi kemudian ditengah proses malah memutuskan untuk mengundurkan diri dari nominasinya.

Continue reading

6 Cara Untuk Meningkatkan Produktifitas Kerja

Pernahkah anda merasakan ketika pekerjaan seakan tidak ada habis-habisnya? Meskipun sudah bekerja lebih dari delapan jam sehari, pekerjaan bukannya selesai malah makin menumpuk dan akhirnya membuat pikiran anda makin stress?

Kalau jawabannya “ya”… saya pikir anda tidak sendiri. Semua orang yang mempunyai pengalaman kerja tentu pernah merasakannya, minimal sekali sepanjang karir profesionalnya (saya pun -dulunya- sering mengalami hal ini)

Dari hasil membaca berbagai referensi dan juga pengalaman pribadi, sebetulnya ada beberapa cara untuk membuat hari kerja anda lebih produktif, sehingga dengan demikian anda tak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab anda.

Continue reading

Belajar Memahami Pola Pikir Orang HRD

Setiap kali membaca puluhan CV atau resume yang setiap harinya masuk ke inbox saya, ada satu hal yang rasanya masih mengganggu pikiran. Boleh dibilang dari rata-rata 20 CV atau resume yang saya terima, sekitar 15 diantaranya akan saya hapus. Maksimal 3 CV atau resume akan saya masukkan ke database, dan sisanya akan saya proses untuk kemudian selanjutnya dilakukan pre-screened melalui phone interview.

Itu artinya hanya 10% yang memiliki kesempatan untuk diproses pada saat ini, 15% yang memiliki kesempatan untuk diproses di waktu-waktu yang akan datang, dan 75% sisanya tidak akan pernah diproses lagi.

Kalau mau jujur, sebagai headhunter ingin rasanya saya bisa membuat angka persentase kandidat yang lolos pada seleksi awal ini bisa naik, minimal 20% bisa diproses saat ini dan 25% bisa dimasukkan ke database.

Continue reading