<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bolehkah Menolak Tawaran Pekerjaan dari Headhunter?</title>
	<atom:link href="http://suryosumarto.com/bolehkah-menolak-tawaran-pekerjaan-dari-headhunter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suryosumarto.com/bolehkah-menolak-tawaran-pekerjaan-dari-headhunter/</link>
	<description>Headhunter &#124; Recruitment Consultant &#124; Career Counselor based in Jakarta, Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 15:39:12 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Kaka &#124; suryosumarto.com</title>
		<link>http://suryosumarto.com/bolehkah-menolak-tawaran-pekerjaan-dari-headhunter/comment-page-1/#comment-89</link>
		<dc:creator>Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Kaka &#124; suryosumarto.com</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 10:38:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suryosumarto.com/?p=53#comment-89</guid>
		<description>[...] Tulisan ini sedikit banyak cukup relevan pula dengan tulisan saya sebelumnya disini. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Tulisan ini sedikit banyak cukup relevan pula dengan tulisan saya sebelumnya disini. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yayat Hidayat</title>
		<link>http://suryosumarto.com/bolehkah-menolak-tawaran-pekerjaan-dari-headhunter/comment-page-1/#comment-87</link>
		<dc:creator>Yayat Hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 12:45:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suryosumarto.com/?p=53#comment-87</guid>
		<description>Thank&#039;s buat tulisannya. Selama ini saya sering berpikir kalau saya nolak tawaran dari head hunter, nanti suatu saat ada lowongan lagi, jangan-jangan mereka nggak mau lagi nawarin ke kita karena kapok pernah kita tolak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thank&#8217;s buat tulisannya. Selama ini saya sering berpikir kalau saya nolak tawaran dari head hunter, nanti suatu saat ada lowongan lagi, jangan-jangan mereka nggak mau lagi nawarin ke kita karena kapok pernah kita tolak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jules</title>
		<link>http://suryosumarto.com/bolehkah-menolak-tawaran-pekerjaan-dari-headhunter/comment-page-1/#comment-88</link>
		<dc:creator>Jules</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 05:39:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suryosumarto.com/?p=53#comment-88</guid>
		<description>Hi there...Sorry, gue pgn curhat &amp; minta suggestions nih...Gue baru kerja 3.5 bulan di Oil Company, Shell. Di posisi ini jelas gue masih banyak banget belajar &amp; mendalami kerjaan ini. During those short period of time, obviously gue masih bikin errata, dari situ gue belajar not to doing it again.

Anyways, just few days ago, boss dateng ke gue &amp; offered me a new post. Lebih tinggi, for sure, better salary and other beneficial things. Di kerjaan yg ditawarkan itu, gue dituntut untuk kerja in an extremely pressurized situation, workload yg tinggi, i, weekend gue kudu duty, lokasi kerja yg jauh...
Shortly, gue belum bisa take my boss&#039;s offering. Gue merasa belum siap betul untuk hal itu, in terms of capability &amp; other thing that relates to it. 1st and foremost, gue gak mau ambil juga krn ortu gue yg lagi sering sakit2an selalu bikin gue kelar kantor go straight home. Gue takut klo gue ambil gawean itu, waktu gue akan sangat tersita banget untuk kerjaan.

Despite the very good salary &amp; other advantages, gue masih pengen develop myself in my current job. Mungkin rejection gue akan bikin boss nilai gue kurang menghargai, kurang suka tantangan, &amp; other negativity...so dazed &amp; confused!!!.

Bantu kasih saran &amp; masukan dunk...Appreciate it! ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi there&#8230;Sorry, gue pgn curhat &amp; minta suggestions nih&#8230;Gue baru kerja 3.5 bulan di Oil Company, Shell. Di posisi ini jelas gue masih banyak banget belajar &amp; mendalami kerjaan ini. During those short period of time, obviously gue masih bikin errata, dari situ gue belajar not to doing it again.</p>
<p>Anyways, just few days ago, boss dateng ke gue &amp; offered me a new post. Lebih tinggi, for sure, better salary and other beneficial things. Di kerjaan yg ditawarkan itu, gue dituntut untuk kerja in an extremely pressurized situation, workload yg tinggi, i, weekend gue kudu duty, lokasi kerja yg jauh&#8230;<br />
Shortly, gue belum bisa take my boss&#8217;s offering. Gue merasa belum siap betul untuk hal itu, in terms of capability &amp; other thing that relates to it. 1st and foremost, gue gak mau ambil juga krn ortu gue yg lagi sering sakit2an selalu bikin gue kelar kantor go straight home. Gue takut klo gue ambil gawean itu, waktu gue akan sangat tersita banget untuk kerjaan.</p>
<p>Despite the very good salary &amp; other advantages, gue masih pengen develop myself in my current job. Mungkin rejection gue akan bikin boss nilai gue kurang menghargai, kurang suka tantangan, &amp; other negativity&#8230;so dazed &amp; confused!!!.</p>
<p>Bantu kasih saran &amp; masukan dunk&#8230;Appreciate it! <img src='http://suryosumarto.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

