5 Indikasi Anda Harus Alih Profesi

Selama lebih dari delapan tahun karir saya di dunia profesional, saya pernah dua kali merasakan bekerja pada profesi yang betul-betul kurang bisa saya nikmati karena tidak sesuai dengan minat dan bakat yang saya miliki.

Selain tidak mendapatkan kepuasan batin, bekerja pada profesi yang kurang diminati pada saat itu juga membawa dampak buruk pada aspek kehidupan saya yang lainnya, misalnya: kesehatan (baik kesehatan lahir maupun batin) dan juga mempengaruhi hubungan dengan orang lain (baik teman maupun keluarga).

Nah, berhubung saya yakin banyak diantara anda atau mungkin rekan-rekan anda yang saat ini menekuni karir pada profesi yang sebetulnya tidak sesuai dengan minat tapi tidak terlalu menyadarinya, saya akan membagi 5 hal yang bisa dijadikan sebagai indikasi awal untuk mempertimbangkan beralih ke profesi lainnya yang lebih sesuai dengan minat dan bakat:

1. Anda malas berangkat kerja di pagi hari. Ini indikasi paling jelas, bila setiap pagi di hari kerja anda merasa sangat malas bangun dari tempat tidur dan bersiap untuk berangkat kerja, bisa jadi kemalasan itu disebabkan anda menekuni profesi yang tidak sesuai dengan minat.

2. Anda menjadi lebih sering jatuh sakit. Ada korelasi positif antara kenikmatan dalam bekerja, yang berarti menekuni profesi sesuai dengan minat, dengan tingkat kesehatan. Semakin menikmati pekerjaan, daya tahan tubuh juga akan lebih baik. Demikian pula sebaliknya, orang yang kurang menikmati pekerjaan biasanya lebih mudah stress yang secara tidak langsung mengakibatkan daya tahan tubuhnya menurun sehingga lebih mudah terserang penyakit.

3. Anda sering absen tanpa alasan yang cukup kuat. Kadang kala bisa juga terjadi dimana anda memang sakit tapi sebetulnya hanya sakit yang relatif ringan, seperti pilek atau sakit kepala. Untuk orang yang menekuni profesi yang tidak sesuai dengan minat, sakit ringan seperti ini pun bisa dijadikan sebagai alasan kuat untuk tidak masuk kerja. Paling tidak dengan tinggal di rumah, anda tidak harus berkutat dengan pekerjaan yang membosankan (menurut anda).

4. Performa kerja anda di kantor menurun. Ini juga bisa dijadikan sebagai indikator awal, bila performa kerja anda di kantor terus menurun, bisa jadi anda sebetulnya menekuni profesi yang tidak sesuai dengan minat dan bakat anda. Dalam kondisi demikian, sangat sulit untuk mendapatkan kinerja optimal, apapun yang anda upayakan, karena ini menyangkut hal yang sebetulnya bukan merupakan passion anda.

5. Hubungan kerja dengan atasan anda memburuk. Dengan kondisi mental yang amburadul di kantor, anda tentunya sulit untuk memenuhi apa yang diminta oleh atasan. Atasan pun menilai anda tidak becus bekerja, sementara anda merasa sulit untuk memenuhi apa yang diminta oleh atasan karena anda sendiri tahu bahwa anda tidak akan pernah bisa bekerja all-out untuk sesuatu yang menurut anda kurang sesuai dengan minat anda. Dalam kondisi paling ekstrem, pertengkaran atau konflik dengan atasan bisa saja terjadi.

Kelima hal itulah yang pernah saya rasakan ketika menekuni profesi yang tidak sesuai dengan minat saya. Mau dimotivasi seperti apapun, bila itu menyangkut sesuatu yang tidak menarik tentunya akan sia-sia saja, karena toh tidak ada kemauan dalam diri sendiri untuk menjadi lebih baik dalam hal tersebut.

Bila anda merasa paling tidak tiga dari lima hal yang saya sebutkan diatas ternyata sesuai dengan kondisi anda saat ini… waspadalah!

Saya pikir sudah saatnya anda harus mulai berpikir keras untuk menelusuri kembali apakah pilihan karir anda sudah sesuai dengan minat dan bakat yang anda miliki. Bila memang itu yang terjadi, jangan ragu untuk mulai memikirkan alih profesi.

Dalam tulisan berikutnya di lain waktu, saya akan bercerita mengenai upaya yang saya lakukan untuk menemukan profesi yang betul-betul sesuai dengan minat dan bakat saya serta memberikan kepuasan batin tersendiri dalam hidup saya.

Saya yakin perjalanan saya dalam menemukan karir dan profesi yang sesuai itu bisa bermanfaat untuk diambil hikmahnya dan dibagi ke banyak orang, baik itu profesional yang sudah memiliki pengalaman kerja maupun fresh graduates yang baru kemarin lulus dari bangku perguruan tinggi.

Selamat Natal dan Tahun Baru 2009!

Quote of The Day:

“The best career advice given to the young is: Find out what you like doing best and get someone to pay you for doing it.” by Katherine Whitehorn

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin

9 thoughts on “5 Indikasi Anda Harus Alih Profesi

  1. Pingback: Cara Mudah Menemukan Profesi dan Karir Idaman | suryosumarto.com

  2. tia

    Saya kuliah di jurusan yang saya inginkan.
    Bekerja di area yang sesuai dengan background pendidikan saya.
    Menyukai pekerjaan saya sejak saya mulai mendapatkannya, tetapi
    dalam satu waktu saya juga semakin mudah stress dan lebih “egois” terhadap keluarga saya.
    Saya juga kekurangan waktu untuk melakukan hal lain (badan saya terlalu capai untuk mengerjakan hal lain).
    Lama kelamaan performa saya menurun dan menjadi terus menurun.

    Saya sangat berharap bahwa ini hanya masalah managemen waktu.
    Bukan masalah overcapacity. I love this job.

    Semoga saya menemukan petunjuk di site ini. Terima kasih.

    [Reply]

    Reply
  3. Pingback: Ternyata semua memang… « >>> ndutyke?

  4. Dave

    Sangat menarik sekali bahasannya…
    akan tetapi bukan hanya minat dan bakat saja yang menjadi kendala….
    ada faktor seperti suasana dan kondisi lingkungan juga berpengaruh yang akhirnya akan berdampak seperti diatas

    [Reply]

    Reply
  5. Haryo

    @ Dave : Kalau kita bicara soal alih profesi (bukan pindah kerja) biasanya hal itu selalu terkait dengan soal minat dan bakat.

    Mengenai suasana dan kondisi lingkungan, saya pikir itu merupakan faktor-faktor dominan yang bisa membuat orang beralasan ingin pindah kerja dan bukannya ingin alih profesi.

    [Reply]

    Reply
  6. devi

    apa saja alasan seorang pegawai beralih profesi??

    [Reply]

    Haryo reply:

    Alasan paling mendasar sebetulnya hanya satu: mencari kebahagiaan.

    [Reply]

    Reply
  7. Nila

    Dear Pak Haryo,

    “Dalam tulisan berikutnya di lain waktu, saya akan bercerita mengenai upaya yang saya lakukan untuk menemukan profesi yang betul-betul sesuai dengan minat dan bakat saya serta memberikan kepuasan batin tersendiri dalam hidup saya.”

    Apakah sudah ada tulisan berikutnya?

    Trimakasih

    [Reply]

    Reply
  8. Agus

    Artikel yang bagus dan kelima hal di atas sedang saya alami sekarang.
    Selama kurang lebih 13 tahun, saya bekerja di bidang yang ternyata tidak cocok dengan minat saya. Dan hal tersebut baru saya sadari 2 tahun terakhir ini. Tetapi saya takut untuk alih profesi ke bidang yang saya minati dan merupakan passion saya karena alasan ketidak-pastian finansial mengingat saat ini saya sedang mencicil pembayaran kredit rumah dan baru lunas sekitar 2 tahun kemudian.

    [Reply]

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *